Powered By Blogger

Isnin, 7 Mei 2012

Nur Nilam Sari

Pinjamkan sinarmu Nur Nilam Sari
Buatku merempuh malam
Kabus berlabuh bagaikan awan
Mengaburi penglihatan
Menyekat maksud di sempadan
Redup yang ku pasangkan angan

Sekadar berhasrat
Berlindung dalam lena
Pejamkan mata untuk
Ku lupakan sengsara
Berapi kerdipan
Melaraskan jiwa
Menyusuk ke arah asalku

Senyumanmu satu azimat
Buat diriku yang hina
Manusia terpinggir hidup melara
Tak pernah kenal erti bahagia
Namun ku masih bahagia
Bagiku rahmat semuanya
Oh mungkin kalau nasib ku berbeza
Aku tak mampu
Menilaikan dikau

Aku berani 
Berani aku
Katakan dirimu itu
Dewi kayangan

Ahad, 6 Mei 2012

Rapuh

Detik waktu terus berjalan
Berhias gelap dan terang
Suka dan duka
Tangis dan tawa
Tergores bagai lukisan

Seribu mimpi berjuta sepi
Hadir bagai teman sejati
Di antara lelahnya jiwa
Dalam resah dan air mata
Ku persembahkan kepadaMu
Yang terindah dalam hidupku

Meski ku dalam langkah
Kadang tak setia kepadaMu
Namun cinta dalam jiwa
Hanyalah padaMu

Maafkanlah bila hati
Tak sempurna mencintaiMu
Dalam dada ku harap hanya 
Dirimu yang bertakhta

Detik waktu terus berlalu
Semua berakhir padaMu

Tentang Rasa

Aku tersesat
Menuju hatimu
Beri aku jalan yang indah
Izinkan ku lepaskan penatku
Tuk sejenak lelap di bahumu

Dapatkah selamanya kita bersama
Menyatukan perasaan kau dan aku
Semoga cinta kita kekal dan abadi
Sesampainya akhir nanti selamanya

Tentang cinta yang datang perlahan
Membuatku takut kehilangan
Ku titipkan cahaya terang
Tak padam di dera goda dan masa

Sudah Cukup Sudah

Inikah caramu membalas cintaku
Kau nodai cinta yang ku beri
Inikah caramu membalas sayangku
Kau lukai sayangku untukmu

Teganya kau menari di atas tangisanku
Kau permainkan ku sesuka hatimu

Sudah cukup cukup sudah
Cukup sampai disini saja
Daripada hati gelisah
Cintaku kau balas dengan dusta

Sudah cukup cukup sudah
Cukup sampai disini saja
Daripada batin terseksa
Lebih baik ku pergi saja

Telah berulangkali ku coba megalah
Ternyata sabarku tak bererti untukmu

Selasa, 10 April 2012

Ikhlas

Saat dunia berhenti berputar
Saat manusia tak sangup lagi berharap
Ketika mentari tak sanggup lagi berjanji
Menyinari dunia yang telah kau singgahi

Mampukah kau untuk berbagi
Tanpa hasrat ingin di beri
Di hadapanNya
Di hadapanMu Ya Allah

Sesungguhnya manusia takkan bisa
Menikmati syurga tanpa ikhlas di hatinya
Sesungguhnya manusia takkan bisa
Menyentuh nikmatnyatanpa tulus di hatinya

Di waktu hidupku

Lemah hatiku melangkah meninggalkan dirimu
Jauh dari semua yang terindah
Ku pejamkan mata ku tuk menerima semuanya
Walau hati tak pernah tuk mengerti
Berat lagi ku cuba tuk melupakan dirimu hatimu bayangmu

Waktu dah pun menungguku tuk meninggalkanmu
Untuk kau lupakanku
Reda genggaman tanganku lepaskan dirimu
Tuk hidup yang baru

Jauh ku kan mencintaimu
Di setiap waktu tak ku lupakanmu
Jauh ku kan menyanjungmu
Ku kan meninggimu di waktu hidupku
Ooooohh

Selalu merindumu..wooaah
Woaah biarpun kau jauh
Hati takkan pernah rendah
Untuk mencinta dirimu

Taubat


Selama ini aku
Jauh dariMu
Selama ini aku ingkar padaMu
Begitu banyak dosa yang ku lakukan
Hingga ku merasa diri penuh dosa
Terkadang ku lupa
Terkadang ku ingat
Ku ingin diriku bertaubat

Ampuni aku dari dosa-dosa
Yang ku lakukan
padaMu Ya Allah
Ampuni aku dari kesalahan
Yang ku lakukan
PadaMu Ya Allah

Astaghfirullah...astaghfirullah
Ampuni aku...Ya Allah