Powered By Blogger

Selasa, 10 April 2012

Ikhlas

Saat dunia berhenti berputar
Saat manusia tak sangup lagi berharap
Ketika mentari tak sanggup lagi berjanji
Menyinari dunia yang telah kau singgahi

Mampukah kau untuk berbagi
Tanpa hasrat ingin di beri
Di hadapanNya
Di hadapanMu Ya Allah

Sesungguhnya manusia takkan bisa
Menikmati syurga tanpa ikhlas di hatinya
Sesungguhnya manusia takkan bisa
Menyentuh nikmatnyatanpa tulus di hatinya

Di waktu hidupku

Lemah hatiku melangkah meninggalkan dirimu
Jauh dari semua yang terindah
Ku pejamkan mata ku tuk menerima semuanya
Walau hati tak pernah tuk mengerti
Berat lagi ku cuba tuk melupakan dirimu hatimu bayangmu

Waktu dah pun menungguku tuk meninggalkanmu
Untuk kau lupakanku
Reda genggaman tanganku lepaskan dirimu
Tuk hidup yang baru

Jauh ku kan mencintaimu
Di setiap waktu tak ku lupakanmu
Jauh ku kan menyanjungmu
Ku kan meninggimu di waktu hidupku
Ooooohh

Selalu merindumu..wooaah
Woaah biarpun kau jauh
Hati takkan pernah rendah
Untuk mencinta dirimu

Taubat


Selama ini aku
Jauh dariMu
Selama ini aku ingkar padaMu
Begitu banyak dosa yang ku lakukan
Hingga ku merasa diri penuh dosa
Terkadang ku lupa
Terkadang ku ingat
Ku ingin diriku bertaubat

Ampuni aku dari dosa-dosa
Yang ku lakukan
padaMu Ya Allah
Ampuni aku dari kesalahan
Yang ku lakukan
PadaMu Ya Allah

Astaghfirullah...astaghfirullah
Ampuni aku...Ya Allah

Isnin, 9 April 2012

7 Petala Cinta

Semakin hebat rinduku
Semakin deras degupku
Semakin teguh cintaku padamu

Hembusan nafasku saluti
Kata-kata penuh bermakna
Semua rinduku tersusun di hati
Menantikan masa

Tujuh petala cinta
Berbisiklah kedengaran
Terhamparlah syahadah
Titik percintaan

Huuuuuuuuuuu

Kasih
Dengarkanlah
Rindu kepadamu
Cinta kepadamu
Hidup untukmu

Kasih
Ku dicinta
Hatiku bergema
Hiasi cahaya
Bersemilah rasa

Khamis, 29 Mac 2012

Untukmu Ibu

Oh Ibu
Kau disiram bayu pagi
Kehilangan terasa kini
Dan kesepian

Dan aku
Bagai purnama gerhana
Di ibarat lautan kering
Tiada tempat ku layarkan

Hasratku ini
Masih belum sempat
Kubuktikannya kepadamu
Ibu tersayang
Kucurahkan rasa hati

Ku tatapi potretmu berulang kali
Kurenungkan kalimah yang di beri

Tuhan Yang Esa
Ampuni dosa ibu
Tempatkan mereka
Di antara kekasih kekasihMu

Oh Ibu
Kau kasih sejati
Kutaburkan doa
Untukmu ibu

Ampunilah dosaku
Sejak ku dilahirkan
Hingga akhir hayatmu

Saat ini
Kuteruskan hidup
Tanpa bersamamu ibu

Selasa, 7 Februari 2012

Baldu Biru

Sehelai baldu biru
Yang kau berikan dulu
Lambang cinta mu itu
Ku simpan di kalbu ku
Pasti jua ku buntu
Ohhh...buntu

Cinta si baldu biru
Yang ku dambakan dulu
Ternyata hanya palsu

Anggaplah baldu biru
Semurni cinta ku
Kepada mu

Sejenak ku teringat
Saat manis dulu
Semadi di hati ku
Ingin ku bersama mu
Seperti masa lalu
Ku merindu

Tangisan beribu
Celaru ku celaru
Rindu ku menghantui

Oh..hampa ku hampa
Cinta kau yang ku damba
Meranalah...ooo...

Malam terus kelabu
Baru kini ku tahu
Bagai ditusuk sembilu
ooo...Baldu biru itu
Yang ku beri dulu
Menghiasi kamar mu

Ku terharu

Oooo...ku terharu
Oooo...ku terharu
Ku terharu

Oh oh oh baldu biru
Ku terharu
Baldu biru


Isnin, 30 Januari 2012

jilid 5

Sudah lama aku tidak menulis di blog aku...........kini aku ingin bercerita tentang gelagat orang ramai dan juga kanak-kanak yang hari-hari aku melihat mereka di mana sahaja............gelagat mereka amat mencuit hati aku di saat sedang berjalan-jalan di mana sahaja.......tidak kira di mana sahaja.....di shopping kompleks...mahupun mana sahaja......gelagat yang sememangnya tidak pernah aku lihat sebelum ini........mungkin bagi orang lain, ia adalah perkara biasa....tetapi bagi diriku......ia adalah satu perkara yang baru.....di mana gelagat kanak-kanak membuat aku tersenyum bersendirian........walaupun kanak-kanak itu bersama-sama ibu bapa mereka.....perkara ini membuat aku bertambah suka pada kanak-kanak walaupun kadang kala mereka menyebabkan kita mudah naik marah terhadap perkara yang kita tidak suka.....

Sehinggalah anak saudaraku berkata kepadaku......"pak cik...pak cik.....tadi cikgu adam tanya adam....pak cik dah kerja ke belum....kalau tak kerja....cikgu adam nak ajak pak cik kerja situ....mengajar budak enam tahun.."aku terdiam sejenak dengan pertanyaan anak saudaraku........adakah aku patut menerimanya.......aku terfikir sepanjang malam tentang hal ini.....di mana itu la yang anak saudaraku memberitahuku tentang hal ini sebaik aku pulang dari solat maghrib di surau.........sungguh ku tidak...bagaikan bulan jatuh ke riba......adakah aku harus menerimanya.....